My Fav Poems
Akal pertimbangan dan perasaan hati
diibaratkan kemudi dan layar jiwa yang mengarungi laut kehidupan.
Jikalau patah salah satu, layar atau kemudi itu,
Engkau masih mengambang, namun terombang-ambing gelombang.
Atau terhenti lumpuh tanpa daya di tengah samudera.
Sebab akal fikiran yang sendiri mengemudi,
Laksana tenaga yang menjebak diri;
Sedangkan perasaan tak terkendali,
Bagai api membara yang menghanguskan diri.
Karena itu, ajaklah perasaan menjunjung tinggi Akalbudi,
Meraih puncak2 getaran kebenaran sejati,
Keduanya mewujudkan sebuah simfoni.
Dan turutilah jiwamu membimbing perasaan,
Dengan menggunakan akal pertimbangan,
Sehingga perasaan itu tetap hidup dengan setiap kebangkitannya,
Dan laksana burung phoenix membumbung tinggi, dari tengah abu kebinasaannya..
Oleh : Kahlil Gibran


Recent Comments